Belajar bahasa Sunda dan Artinya
Halo sobat Hola-hola, siapa sih disini yang ingin belajar bahasa Sunda? Atau sekedar ingin tau?
Yuk, ini ada beberapa hal yang harus kamu ketahui dan beberapa hal yang kamu harus terapkan dalam sehari-hari.
1. SAYA, kata saya/aku ungkapan untuk diri sendiri. Dalam bahasa Sunda banyak ungkapan untuk diri sendiri salah satunya
-Abdi, Kuring : Kata ini bermaksud ungkapan halus / sopan.
-Urang : Ungkapan ini lebih umum, biasanya orang Sunda mengucapkan kata 'Urang' kepada orang sebayanya atau orang yang sudah kenal lama/dekat. Walaupun kata ini umum tapi kata ini tidak cocok untuk pengucapannya kepada orang yang lebih dewasa atau lebih tepatnya kurang sopan.
-Aing, Dewek : Ungkapan kata ini berarti kasar dan tak pantas di ucapkan kepada orang dewasa maupun anak-anak. Biasanya orang yang mengucapkan kata ini mereka sedang emosi atau marah.
2. KAMU, kata kamu/anda dalam bahasa Sunda ada beberapa pengucapan
-Anjen : Kata ini biasa digunakan kepada orang yang baru kenal atau baru diketemui, hal ini adalah unjuk rasa sopan.
-Maneh : kata ini lebih umum dan banyak dari orang Sunda yang mengucapkannya. Namun kata ini tidak cocok di ucapkan kepada orang yang lebih tua. Untuk ke Orang yang lebih tua biasanya lebih memanggil dengan sebutan ; aa, teteh, akang, eceu. Hal ini disebabkan rasa hormat mereka.
-Sia : Ucapan ini sangat kasar, dan tak pantas di ucapkan. Mereka yang mengucapkan kata 'Sia' disebut tidak sopan dan mereka yang mengucapkan kata sia biasanya dalam keadaan marah atau emosi.
3. MAKAN, sangat banyak ungkapan dalam bahasa Sunda untuk kata makan salah satunya
-Neda : ucapan ini diperuntukkan untuk diri sendiri.
Contoh: "neng nuju naon? " Tanya emak. "Nuju neda mak" Jawab eneng.
Hal ini di tunjukkan ketika ada orang yang bertanya kepada kita atau ketika kita sedang bermonolog, seperti "bade neda heula ahhh" Yang maksdnya "mau makan dulu ahhh"
-Tuang : kata Tuang dipergunakan untuk menawarkan kepada orang antara individu ke individu atau individu ke kelompok. Seperti halnya, ketika ada satu orang yang sedang makan dan melihat ada anggota keluarga atau orang yang melewati 'dia' yang sedang makan pasti akan menawarkan untuk sekedar berbasa-basi.
Contoh: "Jang hayu tuang dieu bareng" Yang artinya "Nak (anak laki-laki) sini makan bareng"
-Dahar : kata ini biasanya digunakan oleh anak anak remaja kepada teman sebayanya
-Nyatu : ungkapan ini kasar, dan lebih tidak sopan
-Lolodok : ucapan ini tak pantas diungkapkan kepada manusia, karena kata 'Lolodok' ini ungkapan untuk hewan sejenis bebek/angsa dll
-Parab/paraban : Parab yang artinya makan ini ditujukan untuk hewan. Jangan pernah kalian sekali-kali mengucapkan kata parab atau menyuruh orang dengan kata 'parab/paraban' hal ini sangat tidaklah sopan dan suatu penghinaan untuk orang yang tertuju.
Mungkin ini bisa membantu kalian untuk lebih memahami lagi kata-kata atau ucapan dalam bahasa Sunda.
Terimakasih, semoga sehat-sehat, salam hangat.
Kerennn
BalasHapus